Diduga Kuasai Lahan Warga Barru, Semen Bosowa Digugat

0
144

Inspiratifnews.com – Makassar, Objek tanah yang terletak di Desa/Kelurahan Siawung, Kecamatan Barru, kabupaten Barru, Sulsel yang kini dalam penguasaan pihak PT. Semen Bosowa yang dibeli dari Norma mengklaim dirinya sebagai ahli waris, dinilai ada unsur pelanggaran hukum.

Tanah yang dijual Norma dan mengklaim sebagai pemilik lahan seluas 52.351 meter, masih dalam ranah tuntutan, Ir. Rusmanto Mansyur. E sebagai pihak pemegang sertifikat hak milik.

Dalam konfrensi pers yang digelar di salah satu rumah makan di Jalan A. P.Pettarani, Rabu (5/4/17), Rusmanto bersama Tim Kuasa Hukumnya menilai, persoalan klaim tanah Norma yang dijual ke pihak PT. Semen Bosowa tanpa sertifikat dan hanya berdasarkan putusan pengadilan Negeri Barru tanpa membatalkan sertifikat milik Rusmanto.

“Kami heran dengan persoalan penguasaan lahtak mempunyai dasar hukum yang kuat. Ahli waris sebenarnya Pak Rukmanto yang memiliki dasar hak milik sertifikat No.01/Siawung di Lingkungan Siawung Desa SiawungHak Tanggungan APHT.NO.272/107/Barru/HT/XII/2007,” ucap Kuasa Hukum Rusmanto, Burhan Kama, SH, MH, sembari menambahkan, putusan pengadilan itu bukanlah alas hak.

Iapun meminta agar pihak BPN Barru tidak menerbitkan sertifikat tanah yang kini dikuasai oleh pihak PT. Semen Bosowa Maros serta meminta pihak kepolisian segera melakukan police line atas dasar laporan polisi yang kami lakukan Nomor: LP/129/XI/20115/Sulsel/Res Barru, 26 September 2015 tentang penyerobotan dan pengrusakan.

Pihak kuasa hukum Rusmanto juga menyesalkan sikap pihak kepolisian yang sudah melakukan gelar perkara dari laporan ini, dan tak mampu menetapkan tersangka atas penguasaan lahan objek sengketa tersebut.

“Sesungguhnya pihak PT. Semen Bosowa sudah mengakui, apa yang dilakukan sudah menyalahi aturan pada gelar perkara pihak perusahaan  tak mampu memperlihatkan alas bukti penguasaan,” tegasnya.

Tim kuasa hukum Rusmanto juga meminta PT. Semen Bosowa menghentikan berbagai kegiatan yang ada di atas objek sengketa itu. (rilis)

Komentar Pembaca