oleh

FPRB Trirenggo Gelar Aksi Bedah Rumah Tidak Layak Huni

INSPIRATIFNEWS.COM, Bantul – Bertahun-tahun menempati bangunan bekas shelter sementara Gempa 2006, pasangan Purwanto dan Martini warga Padukuhan Gaten Trirenggo Bantul.

Merasa bersyukur karena tempat tinggalnya mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dalam aksi kemanusiaan FPRB Kalurahan Trirenggo bersama Elemen Pamarintah Kalurahan dan masyarakat setempat

“Saya menempati bangunan bekas shelter sementara ini sejak 2009 hingga sekarang, hanya bilik bambu dan saya tambal sulam dengan bekas banner, untuk membangun saya tidak punya duit,” kata Purwanto.

Purwanto bersama Martini menempati shelter di atas tanah milik saudaranya, kondisi rumah kecil dan memprihatinkan tanpa MCK.

Menurut Lurah Trirenggo Ernawati Kusumaningsih, kegiatan sosial rehab rumah yang dilakukan FPRB Trirenggo mendapat dukungan Pamarintah Kalurahan, elemen-elemen terkait, sejumlah dermawan dan masyarakat.

“Proses rehab rumah sejak 24 Oktober 2021diawali dengan pembongkaran bangunan lama secara total karena tidak layak huni, rencananya tempat tinggal permanen ini berukuran 4.5 meter x 6 meter dan selama rehab, pasangan Purwanto dan Martini menempati tenda sementara bersama bantuan makanan,” terang Ernawati.

(min/hmsbantul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed