Peristiwa

Gubernur Sumut, Pastikan Nakes RS Martha Friska Tetap akan Bekerja

Rumah Sakit Martha Friska resmi berhenti menjadi RS rujukan pemerintah untuk penanganan covid-19.

Rumah sakit ini akan dikembalikan fungsinya sebagai rumah sakit umum.

Sebelumnya, Pemprov Sumut telah menjadikan RS Martha Friska sabagai RS rujukan Covid-19.

Sejak saat itu, RS tersebut sudah mempekerjakan hingga 220 Nakes.

Namun, mulai saat ini Martha Friska berhenti dan tak lagi sebagai RS rujukan Covid dan kembali sebagai RS umum swasta.

Namun demikian, Gubsu memastikan Nakes di RS tersebut akan tetap bekerja.

Ia menilai, para Nakes adalah pahlawan di masa pandemi Covid yang harus dihargai jasanya.

“Saya tidak akan melupakan pengabdian kalian semua,” tegasnya.

Gubernur Edy sangat mengapresiasi keberadaan dan perjuangan Nakes menjadi garda terdepan penanganan Covid.

“Akan sebar di rumah sakit yang ada. Intinya, kalian tetap bekerja,” ujarnya.

“Kita masih butuh RS Martha Friska, tapi karena kita meminjam tenti harus mengembalikan ketika di minta pemiliknya,” ucapnya.

Direktur RS Martha Friska Fransiscus Ginting mengatakan 220 Nakes RS Martha Friska terdiri dari 110 perawat, apoteker, dokter spesialis, petugas laboratorium dan petugas kebersihan.

“Paling banyak perawat, ada dokter spesialis, petugas lab, apoteker, petugas kebersihan dan lainnya,” ujarnya.

One thought on “Gubernur Sumut, Pastikan Nakes RS Martha Friska Tetap akan Bekerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *