Gunakan Gelar Professor Sebagai Tagline Politik, Dianggap Kekeliruan Yang Fatal

0
212

Inspiratifnews.com-Makassar Gelar Professor yang digunakan sebagai tagline politik oleh salah satu kandidat Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan dinilai sesuatu sebagai sebuah kekeliruan yang fatal dalam dunia akademik.

Hal ini diutarakan oleh Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel Hasnuddin Wiratama pada acara diskusi yang bertajuk “Sulengka Ri Bajeng” yang dilaksanakan oleh Sanggar Panrangga bekerjasama dengan Bajeng Institute di Sanggar Panrangga Bajeng, Senin (18/12/2017)

Menurut Hasan sapaan akrabnya, sebuah gelar Professor tidak identik dengan kata pemimpin atau kepemimpinan dalam dunia politik, melainkan sebuah jabatan fungsional dalam dunia akademik.

“Kan sudah jelasmi, ada ji penjelasannya dalam UU NO. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, pada pasal 1 point 3 dijelaskan pertama profesor itu adalah jabatan fungsional, kedua profesor adalah dosen, ketiga profesor harus aktif mengajar di PTN atau PTS, tunjukkan pada saya korelasinya dengan kepemimpinan, terutama kepemimpinan birokrasi” pungkasnya

Jika ada calon gubernur yang menggunakan gelar Professor untuk tagline politik, maka saya akan tanya, dia itu mau jadi kepala daerah atau rektor di universitas?” tukas Hasan yang juga Alumni Fisipol Unismuh Makassar.

Selain Hasan, turut hadir sebagai pembicara pada tersebut Abdul Rauf Baso Ketua Pemuda Muslimin Kab. Gowa. (uc2)

Komentar Pembaca