Manajemen RSUD Labuang Baji Bertandang Ke Markas LMPI Sulsel

0
32

Inspiratifnews.com  –  Makassar, Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Labuang Baji melakukan silaturahmi di markas daerah Laskar Merah Putih Indonesia Sulawesi Selatan di jalan landak baru lorong 2 makassar sulawesi selatan.

kedatangan manajemen rumah sakit daerah labuang baji yang di wakili kepala bagian umum Rahmat Jaya  dan Akhsan Nurhady  kepala instalasi farmasi dan di terima langsung ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim.

Kabag Umum  RSUD Labuang Baji, Rahmat Jaya mengatakan silaturahmi ke lmpi untuk menguatkan persaudaraan secara personal baik kepada ketua dan pengurus serta anggota LMPI Sulsel dan khususnya secara kelembagaan agar RSUD Labuang Baji bisa lebih mengoptimalkan pelayanan sehingga kejadian yang lalu tidak terjadi lagi karena keterlibatan LMPI sulsel sebagai lembaga yang konsentrasinya mengawal persoalan sosial kemasyarakatan.

Ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim mengatakan kami menyambut niat baik manajemen rumah sakit labuang baji, untuk datang ke markas melakukan klarifikasi terkait penolakan pasien anak beberapa pekan lalu dan bersedia.

Serta siap menjamin untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit labuang baji dan kami atas nama lembaga akan selalu mengawal laporan masyarakat dan mengawasi  pelayanan rumah sakit labuang baji dan kejadian kemarin adalah kejadian akhir rumah sakit menolak pasien khususnya pasien anak, papar Andi Nur Alim.

Sebelumnya,  keluarga pasien Rahmayadi, orang tua Ardiansyah juga telah datang ke Markas LMPI Sulsel menyampaiakan bahwa kedua belah pihak telah melakukan upaya damai dan telah di berikan perawatan media secara normatif.

Andi Nur Alim berharap,  Direktur  RSUD Labuang Baji dr Mappatoba mengingatkan kepada seluruh petugas rumah sakit tanpa terkecuali agar memberikan pelayanan sesuai standar opersional. memenuhi prosedur dengan pendekatan secara hati kepada pasien dan keluarganya, sehingga diharapkan pelayanan prima dapat terwujud bukan dengan melawan keluarga pasien dengan emosional seharusnya keluarga pasien di hadapi dengan  mengunakan bahasa hati. (*)

Komentar Pembaca