Puluhan Mahasiswa Binaan Dispora Kecewa, Ini Alasannya !

0
72

Inspiratifnews.com – Makassar, Puluhan Mahasiswa Binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi-Selatan mendatangi Kantor Dispora Provinsi SulSel Tepatnya di Gedung Pemuda (Senin, 17/04/2017).

Mereka menyayangkan sikap Dispora Sulsel yang seolah tertutup. Seperti yang dirasakan Firman Mahasiswa asal Kota Palopo yang kecewa terhadap Dispora Sulsel yang tak pernah menjalin komunikasi dan seolah tertutup kepada binaannya yakni Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan BEM se-Kota Makassar.

“Padahal dari kepemimpinan kadis-kadis sebelumnya mulai dari ayahanda Andi Ilham Gazaling, kemudian ayahanda Syamsuddin Umar dan PLT kadispora sulsel ayahanda Muhlis kami masih sering berdiskusi, berkegiatan bersama dan sangat membuka diri terhadap kami binaannya BEM se-Kota Makassar” jelasnya.

Menurutnya, eksistensi Dispora Sulsel telah memudar sering perjalanannya. Disisi lain Dispora Sulsel seharusnya menjadi wadah dalam mensinergikan program dan aktivitas-aktivitas kepemudaan terkhusus untuk aktivis kampus.

Ditemui terpisah, salah satu Pegawai lingkup dispora sulsel yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan bahwa apa yang dirasakan adik-adik Mahasiswa adalah dampak dari adanya mis komunikasi di internal Dispora Sulsel. “Bukan kami tertutup, tapi untuk saat ini kami dibidang yang selaku teknis tidak bisa melangkah terlalu jauh sebelum mengetahui program prioritas yang ada” tandasnya.

Lanjut, beliau mengungkapkan mis komunikasi itu muncul karena rapat koordinasi teknis antara pimpinan dan bidang-bidang belum pernah dilaksanakan sama sekali dibandingkan kepemimpinan kadis-kadis sebelumnya.

Lebih jauh menurutnya di internal Dispora Sulsel terjadi kerancuan pelaksanaan program prioritas yang mengakibatkan adanya disfungsi diantara bidang dan sekretaris serta tidak adanya transparansi.

“Belum diketahui yang mana program prioritas, selain itu saya heran kenapa bisa Dokumen Pelaksanaan Program (DPA) yang seharusnya kolektif itu kemudian dipenggal-penggal dan baru terjadi ditahun ini ungkap dengan herannya.

Adanya indikasi keretakan itu berangkat dari ketidakpahaman dalam penyusunan DPA yang dalam penyusunannya disesuaikan dengan tupoksi masing-masing.
“Kami selaku teknis tidak pernah dilibatkan pada saat penyusunannya, itu saja” pungkasnya.

Diketahui teknis di Dispora Sulsel adalah bidang Kepemudaan dan bidang Olahraga. ” Yah Kesimpulannya kekecewaan dan keresahan adik-adik Mahasiswa akan terjawab bila program prioritas Dispora Sulsel dilaksanakan oleh bidang-bidang selaku teknis seperti kepemimpinan sebelum-sebelumnya” tegasnya.(*)

Komentar Pembaca