Workshop Kewirausahaan Di Sidrap, Azis Qahhar Bahas Ekonomi Kerakyatan

0
42

Inspiratifnews.com-Sidrap Sidrap Anggota DPD RI Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menyambangi Kab. Siddnreng Rappang, kali ini ia hadir untuk menjadi salah satu narasumber di Workshop Keweirausahaan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Muhammadiyah Rappang Kab. Sidrap, Selasa (31/10/2017).

Ia tampil bersama Ketua STISIP Muhammadiyah Rappang Dr. Jamaluddin, M. Si dan Ketua Pemuda Muhammadiya Sulsel Majlhyuddin Abdullah.

Kegiatan yang berlangusng di lantai 3 Kampus STISIP Muhammadiyah Rappanf ini dihadiri oleh ratusan Mahasiswa dan Peemuda.

Dalam pemaparannya Calon wakil Gubernur dari Nurdin Halid ini mengatakan bahwa moment Sumpah Pemuda harus menjadi moment kebangkitan para pemuda pemudi Idonesia, mereka harus mengambil pelajaran dan contoh dari pemuda pemuda sebelumnya.

“Pemuda era ini harus menjadi jawaban atas carut marutnya kondisi bangsa, sektor ekonomi yang harus kita benahi secara bersama, jika sistem ekonomi kita sudah over kapitalistik saat ini maka langkah yang mesti diambil adalah menjadi pelaku usaha atas hasil hasil alam dan kebun yang kita punya. Bukan menjadi tidak mungkin jika beberapa tahun kedepan perekonomian kita akan dikuasai oleh konglomerat yg kesejahteraanya hanya berpihak kepada mereka” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa bahwa faktor utama yang membuat dirinya menerima pinangan Nurdin Halid adalah karan komitmen ekonomi kerakyatan.

“kami sangat percaya bahwa dengan menerapkan system ekonomi kerakyatan ini bisa mencegah kesenjangan dan ketimpangan ekonomi yang sudah jauh, makanya pemuda harus lebih kreatif dan inovatif lg, kenapa? Agar mamapu bersaing dengan pihak asing ” tegas Senator 3 periode ini.

Sementara itu Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel Mahyuddin Abdullah berujar bahwa perekonomian rakyat akan bertumbuh baik jika pemimpin kita mampu memahami dan berpihak kepada nasib rakyat itu.

“lihat dan cermati calon gubernur kita saat ini, calon mana yang lebih menggaungkan perekonomian ini,? Itulah yang harus kita kawal bersama, kita berjuang itu karna kesamaan visi misi dan ideologyl perjuangan” pungkas Mahyuddin. (uc2)

Komentar Pembaca